Rabu, 23 Juli 2014

Memperbaiki Hardisk Bad Sector dengan HDD Low Level Format Tool

Progam Low level Format adalah utility yang berfungsi untuk menghapus seluruh informasi baik partisi, data didalam hardisk serta informasi bad sektor. Setelah menjalankan low level format maka kondisi hardisk akan benar-benar bersih seperti kondisi pertama kali digunakan. Jadi sebelumnya pastikan data yang diperlukan di-backup terlebih dahulu. Melihat fungsinya itu, maka selain digunakan untuk memperbaiki bad sektor, tool low level format bisa kita gunakan untuk membersihkan data-data yang sangat pribadi atau rahasia secara permanen.


Berikut adalah langkah-langkah untuk menggunakan HDD Low Level Format Tool:
DOWNLOAD program HDD Low Level Format di http://hddguru.com/software/HDD-LLF-Low-Level-Format-Tool/.
INSTALL  dan jalankan program HDD Low Level Format tools sehingga muncul tampilan seperti dibawah :

Pilih hardisk yang akan di-format, kemudian klik CONTINUE
Klik tab LOW-LEVEL FORMAT, klik FORMAT THIS DEVICE
Tunggu sampai selesai, dan biasanya prosesnya akan memakan waktu cukup lama jadi luangkanlah waktu yang cukup.
Selain untuk hardisk (SATA, IDE atau SCSI), HDD Low Level Format Tool bisa juga untuk memformat Flashdisk, FLASH CARD dan sejenisnya.

Minggu, 04 Agustus 2013

Membuat Tatto Di Tubuh menggunakan Photoshop



Membuat Tatto Di Tubuh menggunakan Photoshoppp - Tak Terasa hari ini sudah memasuki bulan November ditahun 2011 Rasanya sudah lama saya tidak membuat tutorial Photoshop. Maka kali ini saya mencoba untuk memberikan sebuah Tutorial membuat Tatto di tubuh. Tatto merupakan Lukisan Di tubuh yang biasanya permanen alias ga bisa dihapus selamanya, dengan adanya tato biasanya seorang akan terlihat macho atau gagah. Bagi Sobat aziscs1 yang pengin ditato tubuhnya tapi takut ga berani karena Tidak bisa dihapus dan juga dapat merusak kulit, saya akan memberikan tips bagaiman tubuh kita seolah olah di tato tapi sebenarnya tidak karena ini hanya manupulasi foto dengan photoshop. Berikut silakan Sobat aziscs1 ikuti langkah langkahnya :

Langkah 1

Pertama cari Foto yang ingin Kalian Tambahi Tato, bisa bagian tubuh, tangan, kaki atau leher. Pada tutorial ini saya akan mentato bagian tangan, Foto yang saya gunakan adalah Foto dari Google. Setelah saya cari cari akhirnya ketemu Foto Artis Rafi Ahmad tahukan Sobat Rafi ahmad Pacarnya Yuni Sara yang baru baru ini dikabarkan putus. Cuma saya ambil bagian tangannya aja.

Langkah 2

cari motif tato yang Sobat inginkan untuk lebih mudahnya motif tato yang digunakan gambar dengan Format PNG. kalo saya kali ini menggunakan tato moti Naga. Kalo Soba ingin Moti Naga juga Kalian Bisa download disini.

Setelah itu Drag Motif Tato tadi ke foto yang ingin kita edit menggunakan Tool Move. Atur juga ukurannya sesuaikan dengan bagian yang akan diedit.


Langkah 3

Setelah kira kira pas ukuran dengan area tubuh yang kita edit, lalu langkah selanjutnya mengatur Blending pada layer Toto (Layer 1). Atur Blendeing Option pada Posisi Multiply . Lihat seperti contoh gambar di bawah.

Lalu atur Opacity sekitar 75 %.



Langkah 4

Sekarang sudah hampir selesai, Selanjutnya gunakan Eraser tool lalu hapus bagian yang tidak diperlukan.

Langkah 5

Ini adalah tahap akhir, Kalian tinggal menggabung (merge) (CTRL + E) semua layer .


Langkah 6

Selesai Kalian Tinggal kemudian menyimpannya ( CTRL+SHIFT+S). dan inilah hasil Foto. Kerenkan ????


Selamat mencoba semoga berhasil.

sumber: click

Senin, 29 Juli 2013

Mengubah Foto Tandus Menjadi Subur

Nah bagi ilmu kali ini hanyalah contoh penggunaan fasilitas Hue/ Saturation untuk mengubah kesan foto tandus menjadi nampak subur…
Langkahnya seperti berikut :
  1. Buka foto yang memiliki kesan tandus… Dalam hal ini diriku menggunakan foto Candi Borobudur yang diambil saat Study Tour jaman SMA dulu…
  2. Gunakan Lasso Tool (L) dan seleksi area tandus, atau seperti pada gambar…2
  3. Tekan Ctrl+J untuk membuat layer baru berdasarkan area seleksi, lalu pilih Image >> Adjusments >> Hue/Saturation… (Ctrl+U), dan sesuaikan nilai dengan kondisi foto, dan dalam hal ini diriku menggunakan H : +29 agar rerumputan kuning menjadi hijau dan S : +14 agar warna hijau lebih tajam, sementara L : kubiarkan saja karena tidak terlalu berpengaruh…3
  4. Ulangi langkah no.2-3 pada area yang belum terseleksi, seperti pohon dan dedaunan di sebelah kanan atas…
  5. Nah selesai sudah… Simple kan…
Nah nie dia perbedaan foto awal dengan foto setelah di-edit…
Foto Sebelum Di-EditFoto Sebelum Di-Edit
Hasil Akhir 
Hasil Akhir
Cukup beberapa langkah singkat foto tandus bisa nampak lebih subur… Moga bagi ilmu kali ini bermanfaat…

Selasa, 25 Desember 2012

Simulate Oil Painting with Adobe Photoshop CS5







|

Caribou on the tundra near Peterson's Point Lake Lodge in the Northwest territories - Photoshop simulated painting


Some painters use photographs as memory aids to help them paint. It is also possible for photographers to simulate an oil painting using Photoshops' new mixer brush. The results can look strikingly realistic except that your prints won't have the texture associated with a real painting and will never match their sales value - nor should they. It's simply a technique whereby you can convert you photographs into something that is more simplified and sometimes this can make for a great graphic for a book or illustration. There are Photoshop filters that can simulate various types of artistic effects that are faster, but the fun is in making your own unique photo-painting - here is how I do it.



1. First you will need Photoshop CS5 or greater. A tablet is helpful but not necessary you can paint with your mouse.



2. Stat Photoshop and open up one of your favorite images - I recommend starting with an image that is not too complex.



3. I like to work with images between 9" x 6" x 300 dpi and 10" x 15"x 300 dpi if I plan to make a print. You can always reduce the size of you photo-painting later.



4. Open the layers palette and right click on the bottom layer and select duplicate image - you are going to work on the top layer and then blend the top layer with the bottom layer later.








Select the Mixer Brush in the Tools palette







If you are using a tablet you can press the tablet button at the top right



5. Select the mixer brush in Photoshop's Tool bar and the press F5 to open the brush palette parameters box (below) and to start I used the settings below.









6. Once you selected the Mixer Brush from the tools palette and set the brush settings select the paint properties - I recommend starting with a Web brush (see below)



.



7. Using your mouse or a pen tool and graphic tablet - start painting over the image. You will have to vary your brush size depending on the detail you want to include. You might start with a circular brush movement or short straight brush movements depending on what you are painting over. Take your time - if you don't like certain strokes just backup with history palette and try again. Keep in mind you are not trying to duplicate the detail in a photograph but rather you are trying to simplify it.



8. Once your done painting, select the top layer in the layers palette and change the blending mode to Luminosity (Alternatively you can experiment with altering the Opacity). Then flatten the layers into one.







9. You may wish to sharpen the image to enhance the brush strokes. I usually select Filter>Unsharp Mask settings Threshold 0, Radius 1.0 and Amount can vary between 100-300%.







10. Finally I add my signature - I add a new layer and use the basic paint brush tool. To write smoothly I use a pen with my graphics table. It is possible to write your name with the mouse, but definitely more difficult. Save your image and\or make a print.



It takes a little bit of practice and the amount of time you spend depends on how much detail is in the original image and how much detail you want in your final painting. I typically spend 30-60 minutes per image. If anything isn't clear look at the tutorials in the links at the bottom of the page. With a little bit of perseverance in no time you will be creating simulate paintings that may fool your friends. Who said you couldn't paint with your camera and a little help from Photoshop. RB





KIllarney shoreline at sunrise - original photograph







Killarney Shoreline - simulated painting.









Bow River from Stony Plain Park - original photograph







Bow River from Stony Plain Park - Simulated Painting







Quick simulated Painting of Brebeuf Lighthouse on Georgian Bay.







Original photograph of the Oxtongue River near Algonquin Park, Ontario.





 

Photoshop CS5 Digital Painting Tutorial


One of the exciting new features in Photoshop CS5 is the more natural way of painting, opening new ways to express your creativity – even if (like me) you’re not a true painter. In this tutorial I will show you the techniques and the tricks to convert a photo into a great-looking painting.

I must start by stating that if you’re really serious about digital painting, you should consider Corel Painter 11, which is a dedicated natural-media painting program that allows you to use anything from a HB pencil to chalk, charcoal and watercolors and also simulates the canvas properties in addition to the brushes. Nevertheless, Photoshop’s new offering is a solid one and more than enough for many artists.

For best results, a Wacom tablet like the new Intuos 4 is also recommended, although not required. In addition to pressure sensitivity, the new Wacom also senses the angle of the stylus, allowing for even more realistic results.
Theory

There are two new features used for painting in Photoshop CS5. The first one is the new Brush Tip options.
New options in the Brushes Panel

With the new brushes, you can control the number of bristles, length, thickness and stiffness and not only can you see the result in the brush panel, you also get an overlay window that shows you the 3D virtual brush and its bristles.
Paint Preview

I am not really a big fan of the brush preview window but thankfully you can turn it off if you find it distracting.

The second ingredient in the digital paint toolbox is the Mixer Brush. The Mixer Brush is like a combination of the normal brush and the smudge tool. As you paint, it smudges and mixes the color, as if you were using wet paints.
Regular brush (left) and Mixing brush (right)

The way the brush color is mixed with the canvas is controlled by three parameters – the wetness of the paint, the load of the brush and the mix amount between the paint color and the canvas color.
Mixing Brush Parameters

To illustrate these parameters, I brushed quickly over an image with different settings:
Different Mixing Brush options

So, a heavy load will carry more paint over a stroke than a light load; wetness smudges and mixes the canvas color with the paint color; a high mix rate will use more of the canvas color than the paint color.
Practice

The real magic with the Mixing Brush is that you can paint using the colors from a picture, effectively helping to you turn a photo into a painting with little effort.

To demonstrate this, I will start with a nice photo I took 10 years ago on film.
The original photo

Create a new transparent layer. Select the Mixing Bush and from the top bar choose the preset Very Wet, Heavy Mix; choose the brush that you want from the Brushes panel and make it a big size.

To paint on the new layer using the colors from the background, with the Mixing Brush tool selected, make sure that the option Sample All Layers at the top is selected. Deselect the icon (Load the brush after each stroke) then Alt-click on the image to load the brush and start painting on the new layer.

To paint effectively, you need to think in terms of layers, from background to foreground and from broad to detail. Therefore we’ll start painting the background, using broad strokes with a large brush tip, ignoring the shack/cabin completely. Your strokes should more or less follow the contours of the terrain and clouds.

Hide the background layer temporarily to see the effect so far:
Background (landscape) layer – work in progress

As you can see, I smudged the colors over the shack as if it did not exist. Also, notice how my strokes follow the hills and the shapes of the clouds. Keep working until you fill the layer and are happy with the result.
Background Landscape layer – complete

Next, we need to paint the cabin. It’s better to paint it on its own layer so that if you decide to change anything, it doesn’t mess with the background.

To do that, you need to hide the landscape layer, create a new one and paint on it. This time you’ll ignore the landscape and do just the cabin. You also need to make the brush tip smaller. Make sure the background photo is visible so it can pick the colors from it.
Cabin / Shack – complete

If you look at the roof, you’ll see that I erased from it some parts I did not like – this is why it’s a good practice to work on separate layer.

Now that we have the broad strokes, it’s time to bring in the details. Repeat the process – hide the shack layer, make sure the background photo is visible, make the brush tip even smaller, create a new layer and start painting on it. This time you no longer need to fill all the stuff, just short, fine strokes in the areas you want detail.
Details – distant, grass and shack

If you show all layers, this is what we get:
Background, foreground and detail layers

Not bad. We still want to add some more details like shadows. Create a new layer and set its mode to Multiply and opacity to around 60%. Choose a Dry Mixing Brush – now we don’t need to mix with the background – and black for color. Paint the shaded areas.
Shadows added in

At this point you can leave it as it is, or you can add a final touch. One of the nice things about oil paint is that it has thinkness. To give this kind of tridimensional effect, you need to create a merged copy of the layers. The easy way is to duplicate all layers and then merge the copy (quickest route: select the layers and press Shift+CTRL+ALT+E or Shift+CMD+OPT+E on Mac). Now you should have a new merged layer in addition to the original ones.

An even better method would be to select the layers, choose Layer –> Smart Objects –> Convert to Smart Object and then duplicate this smart object via Layer –> Duplicate Layer or CTRL+J (CMD+J on Mac). This method is better because it leaves the contents of the smart object editable as well as the Emboss effect.

Whichever method you chose, with this new layer selected, choose Filters –> Stylize –> Emboss and in the dialog enter some values like below:
Emboss Dialog

Make sure Height is relatively small – this depends on how large your canvas is, and make sure you crank the Amount all the way to the max. You can always tone the effect down later with opacity. With this emboss layer, set the mode to Overlay.

Here’s the end result, including all the layers for reference:

Final painting

sumber:<<<<<<<<

Sabtu, 01 Desember 2012

Cara meng-edit foto menjadi efek kartun dengan Photoshop





CARA MENGEDIT FOTO MENJADI KARTUN DENGAN
MENGGUNAKAN PHOTOSHOP

-

1. Pertama-tama persiapkanlah dahulu apa-apa saja yang dibutuhkan untuk memulai peng-editan.
Software Photoshop (saya menggunakan CS5)
Foto yang akan diedit

2. Jika sudah, masukkan foto ke software Photoshop dengan cara, klik File - Open - "carilah foto yang akan diedit"-Open

3 Kemudian gantilah resolution gambar menjadi 300 pixels / inch dengan cara, klik menu Image - Image Size "gantilah resolutionnya" - Ok



4. Kemudian buatlah minimal 2 layer baru (1 layer sebagai background warna putih, dan 1 lagi sebagai Sketchline nya)

Sketchline: gambar yang berupa terdiri dari garis hitam yang membentuk suatu objek diatas background.

gantilah nama layer dengan cara double klik atau klik kanan pada layer lalu piliih layer properties.



5. Agar layer background berwarna putih gantilah foreground color (putih), kemudian dengan menu Pain Bucket Tool klik pada layer background dan klik lagi pada gambar. Sampai layer background berubah menjadi putih.





Coba lihat pada kotak biru dan merah ada tidak perbedaan??

iy benar sekali, jika ada tanda pada layer maka Anda telah menginginkan melihat gambar atau image dari layer tersebut, dan jika tidak ada tanda pada layer maka Anda tidak menampilkan gambar atau image dari layer tersebut.

6. Setelah itu sesuaikan ukuran brush dan warna foreground (hitam)
Untuk ukuran brush jangan terlalu besar


Set Foreground Color (hitam)

7. Nah sekarang kita sudah masuk ke tahap pembuatan skecthline nya. Untuk memulai pembuatan sketchline nya pilih menu Pen Tool.

dengan menu Pen Tool klik sambil digeser pada gambar hingga membentuk lengkungan yang diinginkan seperti pada gambar.

setelah itu, untuk membuat garis hitam nya. klik kanan pada gambar (masih menggunakan Pen Tool) kemudian klik Stroke Path maka akan muncul sebuah form Stroke Path pilih Tool: Brush, Simulate Pressure (jangan dicentang) - klik Ok.





untuk melihat hasilnya, berilah tanda pada layer background kemudian klik kanan di gambar (masih menggunakan Pen Tool) - klik Delete Path

maka akan terlihat seperti ini.

hilangkan tanda pada layer backgorund, seperti pada gambar di bawah ini.



Background yang berwarna putih sama sekali tidak terlihat. ini berarti Anda telah melakukan perinta untuk tidak ingin menampilkan gambar yang ada pada layer background tersebut.

Kemudian lakukanlah hal ini lagi untuk membentuk sketch line lainnya. sampai selesai dan akan terlihat seperti ini.

Coba Anda lihat pada tiap layer, terdapat pemberian nama pada masing-masing bagiannya. Hal ini berfungsi untuk memudahkan Anda untuk penandaan dalam layer apa bagian dari layer tersebut.Lakukan pemberian nama layer ini pada tahap selanjutnya sampai selesai.

8. Tahap selanjutnya kita akan melakukan pemberian warna pada tiap bagiannya. Hal ini mudah dilakukan dengan menggunakan menu Brush dan Set Color Foreground lagi kemudian mulailah mewarnai satu persatu, bagian demi bagian, layer demi layer .

Buatlah layer untuk pewarnaan dalam bagian wajah. Kemudian berilah nama layer "Skin Face"

Setelah itu, untuk mendapatkan efek pencahayaannya ubah dahulu Foreground Color dan Background Color nya.

Kemudian lihat pada layer properties di kanan Anda. Pilih layer Skin face kemudian lihat di bawahnya klik fx , silahkan pilih Gradient Overlay

Sesuaikan settingan pencahayaannya pada bagian ini. Hingga hasilnya akan terlihat seperti ini.

Sebelum dan sesudah pencahayaan terdapat perbedaan yang mencolok.

Lakukan hal ini pada bagian lainnya seperti pakaian, rambut, dan skin body lainnya dan jangan lupa untuk melakukan pemberian nama bagian pada tiap layer. Sampai gambar seperti ini.



Di sini Anda dapat melihat beberapa penggunaan layer dalam tiap bagian yang digunakan.

pada tahap ini kita telah selesai dalam melakukan pewarnaan. Selanjutnya kita akan memasuki tahap pemberian Effect Vector yang berfungsi untuk memberikan efek bayangan pada gambar. Di sini saya hanya menjelaskan bagaimana cara pembuatannya dengan simple dan mudah, untuk mendalami teknik ini sangat di anjurkan untuk melakukannya sendiri dalam pengembangannya.

ok, kalau begitu kita langsung saja mulai pemberian Effect Vector.

1. Buatlah layer untuk bagian vektornya seperti pada gambar.



Kemudian klik pada layer Vektor dan gunakan menu Pen Tool lagi untuk melakukan pembuatan Vektor hanya saja kali ini kita tidak akan menggunakan Stroke Path seperti yang tadi, tapi kali ini kita akan menggunakan menu Fill Path.

Cari bagian foto yang ada bayangan halus, kemudian buatlah lengkungan atau daerah Fill dengan menggunakan Pen Tool seperti pada gambar.



Kemudian klik kanan di gambar (masih menggunakan Pen Tool) lalu pilih Fill Path lalu klik Ok.



Warna Fill Path berpengaruh dengan warna Foreground Color yang sedang digunakan, maka dari itu ganti lah dahulu Foreground Color menjadi warna hitam sebagai dasar pembelajaran. Maka akan terlihat seperti pada gambar.

klik kanan di gambar (masih menggunakan Pen Tool)

pilih Delete Path untuk menghapus Fill Area yang Anda buat tadi dengan menggunakan Pen Tool.Setelah itu klik bagian bawah di kanan Anda pada layer properties tanda "fx " lalu pilih Blending Option.

Lalu akan muncul form Blending Option. Sesuaikanlah Opacity (tingkat transparan objek) untuk mendapatkan efek bayangan yang sesuai dengan selera Anda.

Berikut adalah hasilnya yang merupakan vektor atau bayangan dari sebuah objek.



Lakukanlah hal ini sampai semua gambar terlihat sempurna seperti pada gambar di bawah ini.

Vektor tanpa kartun efek.

ada beberapa layer yang digunakan untuk membuatnya.

Vektor dengan kartun efek. Gambar terlihat seperti aslinya.



- Selesai.